Kamis, 03 November 2011

PRAMUKA DAN LINGKUNGAN

TPA Banjardowo Jombang Luar Biasa


Untuk kali pertama Deputi VI Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrian Lingkungan Hidup RI, Ir. Ilyas As’at MMA, tercengang dan memuji keberadaan Tempat Pembuangan Akhir  (TPA) Sampah yang ada di desa  Banjardowo Jombang.  Dirinya  mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Jombang untuk menuju ke TPA guna membuka kegiatan Kemah Hijau Ekoregion  Jawa 2011 di Jombang. Tapi sesampai memasuki kawasan TPA justru yang dilihat bukanlah yang  seperti dibayangkannya,  seperti halnya TPA pada umumnya  yang kotor dan bau. Melainkan kawasan TPA yang bersih, hijau, penuh pohon dan tidak berbau.

  “ Ini TPA bukan sembarang TPA! Ini TPA Jombang luar biasa.  Tidak ada tercium bau sampah, akses jalan masuknya sangat bagus dan tidak rusak dan bahkan tidak  ada lalat beterbangan”, cetusnya ketika membuka Kemah Hijau Ekoregion di Jombang pada Rabu, 26 Oktober 2011

Ir. Ilyas As’at  mengapresiasi positif kepada pemerintah Kabupaten Jombang  utamanya kepada Bupati Suyanto yang telah konsen terhadap lingkungan  yang baik dan sehat, ini terbukti dari fasilitas TPA
yang lebih layak disebut dengan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah daripada Tempat Pembuangan Akhir.  Selain tempatnya dipenuhi dengan pohon jati yang rindang, tempat ini memang cocok untuk kegiatan edukasi yang rekreatif. “Lokasi ini sangat tepat ini untuk dikenalkan kepada para siswa bagaimana mengurangi pencemaran dan pemanasan global dengan mengetahui ,memahami pemanfaatan, pengolahan sumberdaya alam tanpa merusak lingkungan ”, tutur Ir Ilyas As’at.   

Dalam Rangka Hari  Habitat Dunia, Kabupaten Jombang memang mendapat kehormatan  menjadi tuan rumah Kemah Hijau Ekoregion 2011. Kegiatan Kemah Hijau ini dipusatkan di tempat pembuangan akhir sampah yang ada di desa Banjardowo Jombang hingga 28 Oktober 2011.  Acara yang rencananya dibuka oleh menteri Lingkungan Hidup  RI yang baru yakni Balthasar Kambuaya ini, diwakilikan kepada  Deputi VI Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrian Lingkungan Hidup RI, Ir. Ilyas As’at MMA. “Rencananya Bapak Menteri yang akan datang membuka kegiatan ini, namun karena baru lima hari bekerja, beliau masih masih harus konsen dikantor, sehingga tugas ini diwakilkan kepada saya”, tuturnya.

Bupati Jombang Drs. H. Suyanto MM mengatakan sangat apresied dengan terpilihnya  TPA Banjardowo Jombang sebagai tempat yang sangat memenuhi syarat untuk berlangsungnya Kemah Hijau 2011. “Harapan kami melalui kegiatan ini akan muncul kader-kader peduli lingkungan, karena tantangan penyelamatan lingkungan kedepan lebih berat”, tuturnya 

Kegiatan Kemah Hijau ini juga ditandai dengan penanaman pohon di lokasi desa Sumbernongko Tunggorono dan meninjau lokasi pembuangan sampah. Acara ini didukung oleh Ecoton, LSM Lestari Yogyakarta dan Pramuka. Yang akan memberikan materi seputar  pentingnya lingkungan hidup, pemanfaatan  dan pengelolaannya tanpa merusak lingkungan. Baik masalah sampah, air dan hutan. 

Tema yang diusung adalah “City And Climate Changey”, atau Kota Dan Perubahan Iklim. Kegiatan ini diikuti oleh anggota pramuka dari sekolah adiwiyata yang ada di 20 kabupaten kota yang ada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Solo, sekitar 250 peserta. Pada pembukaan kegiatan tersebut juga dipamerkan aneka  kerajinan daur ulang , budidaya tanaman jamur, batik dari pewarna alami , hasil pengolahan sampah dan lain lain  dari masing-masing sekolah adiwiyata.(WATI_SJAM)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar